Berada di balik jeruji penjara memang tak enak. Umumnya sebagian besar penghuni penjara merasa putus asa dengan masa depan mereka. Namun ada juga yang mencoba bangkit dari keterpurukan seperti yang dilakukan oleh beberapa napi wanita di China. Mereka berhasil membuat pakaian dari sampah daur ulang yang dibawa ke panggung fashion show di China.

Busana dari bahan daur ulang
LintasCafe – Tak kurang dari 120 napi wanita melenggak lenggok di atas catwalk memamerkan pakaian yang terbuat dari produk lombah seperti tas plastik, tali pegangan tas dan barang-barang bekas lainnya.
Peragaan busana ini diselenggarakan oleh para wanita di Rutan Zhengzhou khusus Wanita yang terletak di Propinsi Henan, dalam rangka mempromosikan karya daur ulang dan gaya hidup low-carbon, demikian lansir Jinbao (2/9).
“Ada sekitar delapan gaun malam yang dipamerkan dalam peragaan ini yang semuanya terbuat dari kantong kresek hitam. Mereka benar-benar tak mengeluarkan biaya sepeser pun,” ujar napi bernama Li Li yang juga merangkap sebagai desainer pakaian daur ulang.
Karya lainnya yang menakjubkan adalah, dua potong gaun pengantin yang terbuat dari tisu toilet. Kedua karya ini dibuat dengan desain yang sangat menarik, sementara seorang napi lainnya mengenakan kostum olahraga ala African-style yang terbuat dari tali pegangan tas.
Deputi kepala penjara Gu Shiqing menuturkan bahwa ide peragaan busana ini maksudnya untuk memberikan keyakinan kepada para napi bahwa mereka masih bisa mencapai banyak hal dalam hidup mereka.
“Melalui peragaan busana ini kami harap mereka jadi sadar bahwa sebetulnya mereka itu kreatif dan dibutuhkan di masyarakat. Dan tema low-carbon itu menjadi pendorong semangat mereka untuk menemukan hal-hal indah dalam hidup mereka,” imbuhnya.
| Newer: Resident Evil: Afterlife Premier di Tokyo | Older: US Open 2010: Dua Mantan Ratu Tenis Maju Ke Babak Ketiga |





reddit!