June 11th, 2011 by LintasCafe

Posyandu Tumbuh Aktif Tanggap pada Seminar Nasional Batita Indonesia TAT

Posyandu Tumbuh Aktif Tanggap pada Seminar Nasional Batita Indonesia
Gerakan “Posyandu Tumbuh-Aktif-Tanggap (TAT)” pada acara Seminar Nasional “Batita Indonesia TAT” di Pontianak pada tanggal 30 Mei 2011

LintasCafe - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pusat dan Nestlé DANCOW Batita menandatangani nota kesepahaman guna bekerja sama meningkatkan kinerja para kader Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) dalam memberdayakan masyarakat (terutama para orang tua dan keluarga, anak berusia 1 – 3 tahun) melalui Gerakan “Posyandu Tumbuh-Aktif-Tanggap (TAT)” pada acara Seminar Nasional “Batita Indonesia TAT” di Pontianak pada tanggal 30 Mei 2011, dan dengan disaksikan 600 kader PKK dan kader Posyandu dari 33 provinsi dan seluruh kabupaten/kota di Indonesia,.

Dancow

Dancow

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Tim Penggerak PKK Ibu Hj. Vita Gamawan Fauzi, SH. dan Direktur Dairy Business Nestle Indonesia Bp. Jason Avancena, menjelang pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat ke-8 dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-39 di Pontianak yang dihadiri Presiden RI beserta Ibu Hj Ani Yudhoyono, selaku Pelindung Utama PKK, pada tanggal 31 Mei 2011.

Kerjasama tersebut berawal dari dukungan Nestlé DANCOW Batita terhadap pentingnya peranan Posyandu sebagai ujung tombak dalam membantu memantau terlaksananya tumbuh-kembang anak yang optimal di Indonesia. Gerakan “Posyandu Tumbuh-Aktif-Tanggap (TAT)” membantu meningkatkan kinerja para kadernya sehingga mereka bisa meneruskan pengetahuan tentang TAT kepada para orang tua dan keluarga anak-anak berusia 1 – 3 tahun.

“Kami berharap kerjasama ini dapat memaksimalkan peran para kader Posyandu sehingga mampu membantu para orangtua dan keluarga dalam memastikan tumbuh-kembang anak agar optimal. Oleh karena itu kami sangat mendukung kemitraan strategis antara Nestlé DANCOW Batita dengan Tim Penggerak PKK sebagai bagian dari upaya memantapkan Gerakan PKK sebagai Gerakan Nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah, yang pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat,” demikian Ketua Umum Tim Penggerak PKK, Ibu Hj Vita Gamawan Fauzi, SH mengatakan.

Sementara Direktur Dairy Business Nestle Indonesia Bp. Jason Avancena mengungkapkan bahwa sejak 2008, Nestlé DANCOW Batita telah menggelar pelatihan kader Posyandu melalui program “Ayo ke Posyandu TAT”.

“Kerjasama ini menunjukkan komitmen dan kepedulian Nestlé DANCOW Batita terhadap perkembangan anak-anak serta Posyandu di Indonesia. Kami berharap program ini dapat membantu mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat, sesuai misi Nestle di Indonesia,” kata Bp. Jason Avancena.

Ruang lingkup kerjasama mencakup kegiatan: kelas kader Tumbuh-Aktif-Tanggap (TAT), kunjungan ke Posyandu TAT, dan kontes Posyandu TAT, yang tahun 2011 ini akan diselenggarakan di 1.800 Posyandu di 40 kota dari 15 provinsi seluruh Indonesia serta melibatkan 5.000 kader dan 150.000 ibu rumah tangga.

Seminar Nasional “BATITA Indonesia Tumbuh-Aktif-Tanggap”

Nestle DANCOW Batita menyelenggarakan Seminar Nasional PKK bertajuk “BATITA Indonesia Tumbuh-Aktif-Tanggap” yang menghadirkan Guru Besar Ilmu Pangan dan Gizi, Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ali Khomsan, MS, dan ahli psikologi anak dan play therapist Universitas Indonesia Dra. Mayke Tedjasaputra, M.Psi., bagi 600 kader PKK dan kader Posyandu dari 33 provinsi dan seluruh kabupaten dan kota di Indonesia yang sedang berkumpul di Pontianak, 30 Mei 2011, sehari sebelum pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat ke-8 dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-39 bersama Presiden RI beserta Ibu Hj Ani Yudhoyono, selaku Pelindung Utama PKK, pada 31 Mei 2011.

Kedua pakar tersebut membahas 3 tanda “Tumbuh-Aktif-Tanggap” untuk membantu memantau perkembangan tumbuh-kembang buah hati usia 1-3 tahun dengan dipandu artis dan pembawa acara Shahnaz Haque.

Gerakan Posyandu Tumbuh-Aktif-Tanggap (TAT) adalah program Nestlé DANCOW Batita dalam memberikan memberikan pelatihan dan pemahaman kepada kader Posyandu mengenai 3 tanda TAT guna meningkatkan kinerja dan fungsi Posyandu dalam membantu orangtua dan keluarga memantau tumbuh-kembang anaknya agar optimal.

Dra. Mayke S. Tedjasaputra, MSi., Psikolog anak dan play therapist dari Universitas Indonesia mengatakan, “Tumbuh-kembang anak dapat dipantau dan diukur dengan 3 tanda TAT, yaitu Tumbuh, Aktif, Tanggap.”

Untuk pertumbuhan fisik, diperlukan gizi yang tepat, salah satunya melalui kebaikan susu untuk mendukung tumbuh-kembang batita. Selain gizi, permainan stimulasi dan mainan juga penting diberikan guna tumbuh-kembang anak yang optimal. Salah satu bentuk stimulan yang baik untuk mengembangkan aspek motorik halus dan kasar seorang anak adalah dengan memberikan permainan edukatif, misalnya permainan mengenal warna, bentuk, dan sebagainya.

“Bermain merupakan hak anak, dan ini sama pentingnya dengan pendidikan itu sendiri. Bermain yang melibatkan interaksi akan merangsang pola pikir anak, juga melatih kecerdasan emosi mereka,” kata Mayke.

Dari tahun 2008, hingga saat ini program Nestlé DANCOW Batita telah menjangkau lebih dari 10.000 kader posyandu di lebih dari 2.000 Posyandu di 14 provinsi, serta melibatkan lebih dari 200.000 ibu rumah tangga.

Newer: Older:

Forum LintasCafe

Live information from Forum LintasCafe

10 Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya Positif Terjangkit HIV Saturday, 22 November 2014, 2:21 am

10 Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya Positif Terjangkit HIVPolda Metro Jaya melakukan pemeriksaan HIV bagi para tahanan kasus narkoba. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, diketahui ada 10 tahanan ya. […]

Source: Forum LintasCafe Forum LintasCafe |

Jean Diterbangkan dari Papua Pagi Ini, Tiba di Jakarta Sore Saturday, 22 November 2014, 2:02 am

Jean Diterbangkan dari Papua Pagi Ini, Tiba di Jakarta Sore[html]Tersangka pembunuhan Sri Wahyuningsih (24), Je...

Source: Forum LintasCafe Forum LintasCafe |

Pengakuan Kepsek SMA 76 Soal Guru yang Takut Beri Sanksi Geng Pelajar Saturday, 22 November 2014, 1:47 am

Pengakuan Kepsek SMA 76 Soal Guru yang Takut Beri Sanksi Geng Pelajar[html]Geng-geng yang mengarah pada tindakan kekerasan dan intimidasi itu kerap ditemui di sejumlah SMA di Jakarta. Kepala Sekolah S. […]

Source: Forum LintasCafe Forum LintasCafe |

Serikat Guru Dukung Pembubaran Geng Pelajar di Sekolah Saturday, 22 November 2014, 1:32 am

Serikat Guru Dukung Pembubaran Geng Pelajar di Sekolah[html]Gubernur DKI Basuki T Purnama mengaku telah membubarkan sejumlah geng pelajar di sekolah menengah atas di Jakarta. Federasi Serikat Guru Ind. […]

Source: Forum LintasCafe Forum LintasCafe |

Hadapi Ical, Priyo: Para Caketum Golkar Saling Menguatkan Saturday, 22 November 2014, 1:15 am

Hadapi Ical, Priyo: Para Caketum Golkar Saling Menguatkan[html]Wacana koalisi 7 orang calon ketua umum Partai Golkar menghadapi A...

Source: Forum LintasCafe Forum LintasCafe |


comments powered by Disqus